Workshop Penyelarasan Perangkat Pembelajaran dan Pemetaan Bahan Ajar dengan Okupasi di Perguruan Tinggi

Workshop Penyelarasan Perangkat Pembelajaran dan Pemetaan Bahan Ajar dengan Okupasi di Perguruan Tinggi

Pada tanggal 9-10 Desember 2023, workshop bertema “Penyelarasan Perangkat Pembelajaran dan Pemetaan Bahan Ajar dengan Okupasi di Perguruan Tinggi” sukses diselenggarakan di Hotel Aston Palembang, menjadikan akhir pekan Sabtu-Minggu penuh inspirasi dan kolaborasi. Inisiatif ini dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Puslitbang Aptika) dan Ikatan Keluarga Padang Ikut serta Pemuda (IKP) di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Perguruan tinggi yang turut serta dalam kegiatan ini adalah Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, dan Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech. Workshop ini dihadiri oleh sejumlah peserta dari lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II.

Sebagai narasumber utama, Dr. Imam Marzuki Shofi, M.T., Wakil Ketua Forum Program Studi Informatika di Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), memberikan wawasan mendalam. Acara juga dihormati oleh kehadiran Aldhino Anggorosesar, perwakilan Kepala Puslitbang Aptika dan IKP, serta FX Romi Kurniadi Saputra, perwakilan Kepala LLDikti Wilayah II.

Tujuan utama dari workshop ini adalah:

1. Penyelarasan Kurikulum:
– Mengembangkan atau menyempurnakan kurikulum berdasarkan kebutuhan industri.
– Menyusun rencana pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan dunia kerja.
– Identifikasi dan penyesuaian mata kuliah untuk mencocokkan dengan perkembangan industri.

2. Pemetaan Bahan Ajar:
– Memetakan bahan ajar ke dalam kurikulum untuk memastikan relevansi materi pembelajaran.
– Mengembangkan atau mengadaptasi modul pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
– Menyusun panduan atau sumber daya ajar yang mendukung mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja.

3. Kerjasama dengan Industri:
– Membangun kemitraan atau kerjasama dengan industri untuk memahami kebutuhan dan harapan industri.
– Mengidentifikasi peluang kerja dan tren di sektor tertentu.
– Membangun jaringan dengan perusahaan atau praktisi untuk peluang magang atau kerja sama proyek.

4. Peningkatan Kompetensi Mahasiswa:
– Memastikan mahasiswa memiliki keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
– Mengembangkan strategi pengajaran dan evaluasi untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa.
– Memberikan panduan karir dan dukungan pengembangan keterampilan kepada mahasiswa.

5. Evaluasi dan Pengembangan Berkelanjutan:
– Menyusun mekanisme evaluasi untuk mengukur efektivitas perubahan yang diimplementasikan.
– Merencanakan program pengembangan berkelanjutan agar kurikulum dan bahan ajar tetap relevan seiring waktu.
– Menjalin feedback secara terus-menerus dengan stakeholder, termasuk mahasiswa dan industri.

Workshop ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis.

 

 

Sumber : 

https://lldikti2.kemdikbud.go.id/detailpost/workshop-penyelarasan-perangkat-pembelajaran-dan-pemetaan-bahan-ajar-dengan-okupasi-di-perguruan-tinggi