Institut Teknologi dan Bisnis PalComTech menyelenggarakan kegiatan Expert on Class bertema “Design for Impact: Peran Collateral Design dalam Mendukung Branding, Pemberdayaan UMKM, dan Ekonomi Kreatif” pada Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.30 WIB tersebut dilaksanakan secara hybrid dari Ruang Kelas Aula Institut Teknologi dan Bisnis PalComTech. Expert on Class menghadirkan Rozie Muhammad, A.Md., Founder CV Eizo Sriwijaya Property, sebagai narasumber.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan praktis mengenai peran desain grafis, khususnya collateral design, dalam membangun identitas merek, menyampaikan pesan kepada konsumen, serta mendukung kegiatan promosi yang lebih terarah.
Desain Tidak Hanya Berfungsi sebagai Elemen Visual
Dalam pemaparannya, Rozie Muhammad menjelaskan bahwa desain tidak hanya berkaitan dengan tampilan visual yang menarik. Sebuah desain juga harus mampu menyampaikan informasi, membangun kepercayaan, dan memperkuat citra suatu usaha di hadapan masyarakat.
Collateral design merupakan berbagai media visual yang digunakan untuk mendukung komunikasi dan pemasaran suatu merek. Bentuknya dapat berupa brosur, poster, katalog, kartu nama, kemasan, banner, konten media sosial, hingga materi presentasi perusahaan.
Setiap media tersebut perlu dirancang secara konsisten agar warna, tipografi, logo, gambar, dan pesan yang disampaikan dapat mencerminkan identitas merek. Konsistensi visual akan membantu sebuah usaha lebih mudah dikenali sekaligus membangun kesan profesional.
Narasumber juga memberikan gambaran mengenai pentingnya perencanaan desain sebelum menjalankan suatu pekerjaan atau proyek. Melalui contoh yang berkaitan dengan desain bangunan dan renovasi rumah, mahasiswa diajak memahami bahwa desain menjadi bagian penting dalam merencanakan kebutuhan, menyampaikan gagasan, dan mengurangi kesalahan pada tahap pelaksanaan.
Peran Collateral Design bagi Branding UMKM
Pembahasan kegiatan juga menyoroti pentingnya collateral design bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Di tengah persaingan usaha yang semakin kuat, kualitas produk saja belum tentu cukup apabila tidak didukung oleh komunikasi visual yang tepat.
Collateral design dapat membantu UMKM memperkenalkan produk, menyampaikan nilai dan keunggulan usaha, menjangkau pasar yang lebih luas, serta menciptakan pengalaman merek yang lebih konsisten bagi konsumen.
Desain kemasan yang informatif, katalog yang tertata, konten media sosial yang relevan, dan materi promosi yang mudah dipahami dapat meningkatkan daya tarik suatu produk. Dengan demikian, desain dapat dipandang sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan hanya sebagai pelengkap promosi.
Melalui pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu melihat peluang penerapan kompetensi desain dalam berbagai sektor usaha, baik untuk membangun bisnis sendiri maupun mendukung pengembangan UMKM dan industri kreatif.
Pokok Materi yang Dibahas
Beberapa pokok pembahasan dalam kegiatan Expert on Class ini meliputi:
fungsi collateral design sebagai media komunikasi dan promosi;
pentingnya konsistensi identitas visual dalam membangun branding;
penerapan desain pada berbagai media pemasaran;
peran perencanaan desain sebelum pelaksanaan suatu proyek;
pemanfaatan desain untuk meningkatkan daya tarik produk UMKM;
hubungan antara kreativitas, komunikasi visual, dan pengembangan bisnis; serta
peluang kontribusi mahasiswa dalam pertumbuhan ekonomi kreatif.
Pembelajaran Langsung dari Praktisi
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa PalComTech. Selain memperoleh penjelasan konseptual, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai penerapan desain berdasarkan pengalaman profesional narasumber.
Kehadiran praktisi dalam kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami perbedaan antara desain sebagai tugas akademik dan desain sebagai solusi terhadap kebutuhan nyata pengguna atau pelaku usaha.
Mahasiswa juga dapat memahami bahwa seorang desainer perlu mempertimbangkan tujuan komunikasi, karakter audiens, identitas merek, media yang digunakan, serta dampak desain terhadap keputusan konsumen.
Pendekatan tersebut membantu mahasiswa mengembangkan pola pikir yang lebih strategis. Desain yang baik tidak berhenti pada penilaian estetika, tetapi perlu memiliki fungsi, tujuan, dan manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dampak Kegiatan
Expert on Class memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual dengan menghubungkan materi perkuliahan dan praktik profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa collateral design mempunyai peran penting dalam membantu sebuah usaha membangun identitas dan berkomunikasi dengan pasar.
Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap kebutuhan UMKM yang sering menghadapi keterbatasan dalam pengembangan identitas merek dan materi promosi. Kompetensi desain yang dimiliki mahasiswa dapat diarahkan untuk menghasilkan solusi yang relevan, mudah diterapkan, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.
Selain memperluas wawasan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja dan industri kreatif. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai perangkat desain, tetapi juga perlu memahami strategi komunikasi, kebutuhan bisnis, dan persoalan yang hendak diselesaikan melalui desain.
Keterkaitan dengan Sustainable Development Goals
Kegiatan Expert on Class ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4: Quality Education, SDG 8: Decent Work and Economic Growth, dan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure.
Pada SDG 4, kegiatan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pembelajaran kontekstual bersama praktisi. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari penerapan ilmu desain berdasarkan kebutuhan nyata di lingkungan bisnis dan industri.
Pada SDG 8, materi mengenai branding, pemberdayaan UMKM, dan ekonomi kreatif membantu mahasiswa memahami kontribusi desain terhadap pertumbuhan usaha dan penciptaan kegiatan ekonomi yang produktif. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Sementara itu, keterkaitan dengan SDG 9 terlihat dari pemanfaatan kreativitas dan inovasi desain untuk menghasilkan media komunikasi yang mampu mendukung pengembangan produk, layanan, dan daya saing usaha.
Melalui penyelenggaraan Expert on Class, Institut Teknologi dan Bisnis PalComTech terus memperkuat pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga mampu menghasilkan desain yang fungsional, strategis, dan memberikan dampak bagi masyarakat.



